Berdiri di Depan Cermin

September 28, 2020

Assalamualaikum wr wb

Selamat pagi, siang, sore, malam, dini hari

Salam sejahterah bagi kita semua dan semoga berbahagia

Halo, di bagian awal ini perkenalan dulu dong. Nama ku Alvina khairillyana biasa dipanggil ‘Iril’ atau ‘Chiril’ aku berasal dari Surabaya. Tempat tinggal ku yang jelas ada di Surabaya juga. Keseharian ku gitu gitu aja sama seperti anak jaman sekarang, main sama temen temen, nongkrong bareng temen, sampe nongkrong sendirian juga pernah (me time), dateng kerumah temen tiba tiba, dan sebagainya.

Aku anak ke dua (perempuan) dari dua bersaudara. Hobi? Apa ya? Menggambar? Mungkin iya sama jalan jalan cari angin. Ya itu sebelum Covid 19 melanda, sejak itu jalan jalan cari angin ku jadi berkurang. Dan mulai tumbuh rasa canggung untuk berinteraksi semakin besar dan merurut ku itu masalah yang cikup serius.

Rasa canggung itu bisa aku disebut insecure. Insecure menurut definisi bisa dikatakan sebagai perasaan tidak aman, hal ini bisa terjadi pada saat kita merasa malu, gak percaya sama diri sendiri, merasa bersalah atau bahkan tidak mampu. Jujur aku dari dulu insecure banget. Ya aku sering keluar jalan jalan cari angin kesana kemari bareng temen. Tapi ya gitu rasa insecure itu bisa dibilang gak berkurang dimanapun aku berada, sama siapapun juga.

Terlihat jelas seberapa besar rasa insecure ku itu, aku mengakui bahwa aku termasuk golongan insecure tingkat tinggi. Selalu takut, susah berinteraksi, dan yang pasti selalu membanding bandingkan diri sendiri dengan orang lain. Tapi itu gak seterusnya rasa insecure menguasi aku. Malah sebaliknya aku tersadar dan mulai berfikir.

“HEY, DI DUNIA GAK ADA YANG SEMPURNA”

Itu jelas karena manusia diciptakan dengan berbeda beda, kalian semua termasuk aku itu punya kelebihan dan kekurangan sendiri sendiri. Kita disini cuman butuh berdamai dengan diri sendiri dan memahami diri sendiri, cari dan temukan jati diri di dalam diri mu, berdiri di depan cermin dan berkata:

“heh kamu ( tunjuk diri mu), kamu itu istimewa, kamu itu punya ke unikan sendiri, kamu itu harus keluar dari tempat nyaman itu, kamu itu punya sesuatu yang sepesial yang orang lain itu bahkan gak punya, inget itu”

Dalam diri kita pasti sadar gimana caranya agar kita biasa membahagiakan diri sendiri. Stop membanding bandingkan diri kita dengan orang lain. Tapi kita harus bangkit dari semua itu. Mulai menggali, cari setiap ke unikan didalam diri kita, tanam itu di dalam diri kita, kembangkan itu, dan tunjukkan kepada semua orang kita itu bisa, kita itu berharga, kita punya potensi yang besar. Dan kita semua ada disini juga untuk melengkapi karena setiap orang butuh pelengkap.

“MANUSIA ITU MAKHLUK SOSIAL GESS”

Hilangin atau kontrol rasa insecure itu perlahan tapi pasti kalian, kita , aku, pasti bisa, jangan nyerah sama diri sendiri. Terus gali itu, iya susah, capek, bingung. Karena itu juga kita jadi tau gimana rasanya kenikmatan dibalik itu semua. Kalian bisa berdiri di depan banyak orang, menyampaikan pendapat sendiri, dipandang oleh orang orang tanpa rasa takut. Itu sebuah kenikmatan tersendiri ketika kita bisa mengontrol rasa itu rasa insecure itu.

Hah jujur ya aku bilang kayak gini rasanya malu, puas, ragu, bingung, yang intinya itu campur aduk. Dan ya ini menurut ku ya.

Jadi jangan lupa cintai diri sendiri dulu okeey 😉

Akhir kata dari aku, jangan lupa bahagia dan selalu jaga kesehatan yaa

Dadaa.

Wassalamualaikum wr wb

 

 

Komentar